Saturday, August 11, 2018

Siap Kalahkan Ajax, MU Bidik Trofi dan Tiket Liga Champions

Manchester United akan melawan Ajax Amsterdam waktu final Liga Europa di Friends Ajang, Kamis (25/5/2017) pagi hari WIB. Menang jadi harga mati buat manajer Jose Mourinho bila tidak ingin musim pertamanya dimaksud tidak berhasil karena tidak dapat membawa MU ke Liga Champions.

MU telah diyakinkan tidak memperoleh ticket ke Liga Champions dari jalan pertandingan Premier League sesudah mereka terlempar dari tempat empat besar. Wayne Rooney serta kawan - kawan mesti akhiri musim ini di tempat ke enam.

Baca Juga : KA Probowangi dan Harga Tiket KA Probowangi

Sekarang jalan Liga Europa bisa menjadi keinginan buat MU untuk memperoleh ticket ke Liga Champions. Ditambah lagi untuk musim ini pemenang juara Liga Europa memiliki hak untuk lolos di babak group Liga Champions musim depan. Tentunya ini jadi kesempatan baik buat MU agar bisa kembali bertanding di pertandingan Liga Champions. Kemenangan menantang Ajax akan membuat MU mencapai trofi Liga Europa pertamanya

Jose Mourinho juga tidak ingin berjudi dengan penentuan skuatnya dalam pertandingan one game, one trophy ini. Pelatih dari Portugal ini juga sudah mempersiapkan konstruksi 4-3-3 dengan mainkan trisula, Henrik Mkhitaryan, Marcus Rashford serta Jesse Lingard.

Simak Pula : Jadwal KA Probowangi dan KA Lodaya

Sesaat di posisi tengah sudah disediakan Paul Pogba, Ander Herrera serta Marouane Fellaini. Di posisi belakang siap di isi Matteo Darmian, Daley Blind, Phil Jones serta Antonio Valencia untuk menolong penjaga gawang Sergio Romero.

Di tim Ajax Amsterdam, pelatih Peter Bosz juga sudah mempersiapkan konstruksi yang sama 4-3-3 untuk menaklukkan MU. Kasper Dolberg di posisi depan akan ditemani Amin Younes serta Bertrand Traore. Davy Klaassen, Lasse Schoene serta Hakim Ziyech akan isi posisi tengah Ajax. Sesaat Jairo Riedewald, Davinson Sanchez, Matthijs de Ligt serta Joel Veltman akan isi posisi belakang untuk menolong penjaga gawang Andre Onana.

Simak Juga : Harga Tiket KA Lodaya dengan Jadwal KA Lodaya

Pada laga ini, MU akan menggunakan ban hitam di lengan untuk menghargai korban serangan teror di Manchester dua hari kemarin. Beberapa pemain serta pemirsa akan lakukan hening saat satu menit atas peristiwa yang membuat 22 orang wafat.

Final diperkirakan akan berjalan sengit, di mana ini merupakan pertemuan Ajax serta MU untuk kali pertamanya dalam pertandingan kompetitif semenjak 2012. Mampukah MU mencapai trofi Liga Europa pertamanya serta maju ke Liga Champions? Kita tonton saja.

Ini Harga Tiket Pertandingan Timnas vs Puerto Rico

Timnas Indonesia akan melawan Puerto Rico di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, 13 Juni 2017 yang akan datang. Buat beberapa supporter yang ingin melihat pertandingan itu, ticket telah dapat didapat hari ini, Kamis (1/6/2017), lewat on-line.

Baca Juga : KA Cirebon Ekspres dan Harga Tiket KA Cirebon Ekspres

Pembelian dengan on-line dapat dikerjakan lewat Loket.com, dengan memakai kartu debet atau kartu credit. Buat konsumen yang tidak mempunyai kartu-kartu itu, dapat membelinya dengan tunai dengan menukarkan E-Voucher yang dikasihkan oleh Loket.com.

E-Voucher itu dibawa ke Alfamart paling dekat menjadi bukti untuk lakukan pembayaran dengan tunai. Kuota ticket yang akan di jual sekitar 25 ribu lembar. Harga ticket paling murah di jual dengan harga Rp30 ribu untuk tribun selatan serta utara, lalu Rp35 ribu untuk tribun timur, serta Rp 100 ribu untuk tribun barat.

Baca Juga : Jadwal KA Cirebon Ekspres dan KA Argo Jati

Sebelum melawan Puerto Rico, tim nasional terlebih dulu akan menjajal kemampuan Kamboja. Pertandingan eksperimen itu akan diselenggarakan di Kamboja, 8 Juni 2017, atau lima hari sebelum pertandingan eksperimen di Maguwoharjo.

Menahan perlawanan Ajax Amsterdam di final Liga Europa, Manchester United sukses membawa trofi Liga Europa pertamanya. Dalam pertandingan yang berjalan di Friends Ajang, Stockholm, Swedia, Setan Merah menang dengan dua gol tanpa balas.

Simak Pula : Harga Tiket KA Argo Jati dengan Jadwal KA Argo Jati

Gol tunggal Setan Merah semasing diciptakan oleh Paul Pogba pada menit 18 serta Henrikh Mkhitaryan di awalnya set ke-2. Tidak hanya membawa trofi Liga Europa pertamanya, kemenangan itu juga pastikan satu ticket buat Setan Merah untuk tampil di Liga Champions musim depan.

Thursday, August 2, 2018

Sistem Tiket KRL Berubah, Pengguna Meradang di Twitter

Kereta Commuter Indonesia (KCI) barusan menetapkan pembaharuan skema ticket elektronik untuk service KRL. Pembaharuan ini sendiri telah dikerjakan semenjak Sabtu, 21 Juli 2018. Akan tetapi, sampai hari ini, Senin (23/7/2018), pembaharuan ini nyatanya masih tetap berjalan. Karena itu, KCI menetapkan ticket kertas untuk semua perjalanan dari 79 stasiun.

Baca Juga : Bus Mtrans dengan Harga Tiket Bus Mtrans

Pemberlakuan ticket kertas ini nyatanya berimbas pada antrean di beberapa stasiun. Semenjak pagi, beberapa pemakai service KCI mesti mengantre cukuplah panjang karena pembelian ticket mesti dikerjakan di loket semasing stasiun Keadaan ini jelas memetik tanggapan beberapa pemakai service KRL. Hal seperti ini tampak dari jumlahnya aduan pemakai di Twitter semenjak pagi hari.

Umumnya dari upload itu berisi kekesalan karena antrean yang demikian panjang dipandang sudah menghabiskan waktu. Lebih, peristiwa ini di hari Senin yang jadi awal minggu buat penduduk untuk melakukan aktivitas. " Sampai kapan ini mas gan @CommuterLine dibekasi numpuk sampai parkiran loh sedang loket yang di buka hanya 2 saja wkwwkwkwk, " catat account @RiethaHyeon.

Di lain sisi, tidak dikit juga pemakai yang terasa pemakaian ticket kertas ini seperti nostalgia saat KRL belumlah mengaplikasikan skema elektronik. Upload ticket kertas ini juga bersliweran di sosial media.. " Today marked a history at commuterline story, bali meneh zaman karcis sobekan. analogue killed the digital star x), " catat account @junohadinoto.

Simak Juga : Jadwal Bus Mtrans dan Bus Doa Ibu

VP Komunikasi Perusahaan PT KCI, Eva Chairunisa mengutarakan permintaan maaf atas apakah yang tengah dikerjakan perusahaan hingga menganggu service beberapa pemakai KRL. " Kami meminta maaf atas ketidak nyamanan yang dihadapi semua pemakai KRL selama saat pembaruan serta pemeliharaan skema ticket elektronik, " kata Eva, Senin minggu ini.

Seperti di ketahui, skema ticket elektronik KRL sudah berjalan semenjak Juli 2013. Pembaruan serta pemeliharaan skema dalam taraf keseluruhnya yang berjalan sekarang ini tidak bisa dijauhi untuk mengawasi keandalan skema ini di waktu yang akan datang.

Baca Berikut : Harga Tiket Bus Doa Ibu dengan Jadwal Bus Doa Ibu

Pembaharuan skema serta pemeliharaan dikerjakan semenjak Sabtu 21 Juli 2018. Menjadi bentuk mitigasi bila proses Pembaharuan masih tetap memerlukan waktu karena itu untuk kelancaran mobilitas pemakai KRL pada Senin 23 Juli 2018 transaksi ticket KRL akan memakai ticket kertas yang diresmikan di 79 stasiun KRL.

diawali dari perjalanan kereta pertama sampai kereta paling akhir. " Ticket kertas di jual seharga Rp 3. 000 ke semua stasiun arah. Untuk percepat proses transaksi pemakai layanan diimbau untuk mempersiapkan uang tunai sesuai dengan tarif ticket kertas, " lebih Eva.

4 Fakta Tiket Kertas KRL Kembali Berlaku Hari Ini

Untuk pemilaharaan skema ticket elektronik, PT Kereta Commuter Indonesia (KCI), hari ini, Senin (23/8/2018), kembali menetapkan penggunaan ticket kertas buat beberapa pemakai setia Commuter Line. VP Komunikasi Perusahaan PT KCI Eva Chairunisa menyampaikan, hal seperti ini dikerjakan untuk menghadapi ada penimbunan penumpang. Karena itu, pihaknya memohon pemakai Commuter Line mempersiapkan uang tunai untuk percepat proses transaksi dengan ticket kertas.

Simak Lagi : Bus Gunung Harta dan Harga Tiket Bus Gunung Harta

Akan tetapi kenyataannya di lapangan, penimbunan penumpang berlangsung. Hampir di semua stasiun berlangsung antrean panjang. Banyak calon penumpang menyalahkan keadaan ini. Di bawah ini beberapa kenyataan peralihan ticket elektronik Commuter Line ke ticket kertas di KRL Jabodetabek.

1. Rp 3 Ribu ke Semua Arah. Pemberlakuan ticket kertas dikerjakan di 79 stasiun KRL dari perjalanan kereta pertama sampai kereta paling akhir. Ticket kertas di jual Rp 3 ribu untuk semua stasiun arah. Untuk prosedur pembeliannya, pemakai Commuter Line cukuplah mengantre di loket ataupun pada petugas diluar loket yang melayani pembelian ticket kertas.

" Satu ticket kertas cuma bisa dipakai oleh satu orang pemakai untuk 1x perjalanan KRL, " kata Eva. urang lebih lima tahun telah, PT KCL menetapkan pemakaian ticket elektronik buat beberapa penumpang Commuter Line, persisnya semenjak Juli 2013. Dengan argumen pemeliharaan dan pembaruan skema, pihak PT Commuter Line mengharap keandalan skema ticket eletronik dapat selalu terbangun kurun waktu lama.

Baca Juga : Jadwal Bus Gunung Harta dengan Bus Damri

Walau untuk argumen diatas, banyak penumpang setia yang sehari-hari memakai Commuter Line menyalahkan keadaan ini. Diantaranya seperti yang dirasa pemilik account Twitter @megaasusantii. Mega merupakan pemakai setia Commuter Line yang tinggal di lokasi Cikarang, Bekasi.

Sehari-hari dia memakai transportasi ini untuk melakukan aktivitas di Jakarta. Dengan waktu menanti kereta yang cuma hadir satu jam sekali, ditambah mesti antre ticket kertas, dia mesti menanti satu jam lagi karena keretanya sudah pergi.

" Cikarang - Jakarta kota hanya ada 1 jam sekali. Selalu ngantri ticket kertasnya lama eh keretanya keburu pergi nunggu lagi kereta selanjutnya 1 jam lagi.. gini sangat rumah dipelosok @CurhatKRL @CommuterLine, " tuturnya lewat Twitter, Senin (23/7/2018).

Baca Berikut : Harga Tiket Bus Damri dengan Jadwal Bus Damri

Pemilik account @pancazz37m juga menanyakan kreatifitas PT KCI mencari jalan keluar pilihan tidak hanya ticket kertas. " Apakah tidak ada jalan keluar buat antri ticket kertas, masak 14 hari ingin kek gini selalu? Saya telah antri dari jam 5. 30 belumlah sampai depan loket juga di bojonggede, " ia berujar.

Beralih ke Tiket Kertas, Pengguna KRL Mengeluh

Beberapa pemakai KRL di sejumlah stasiun pada Senin (23/7/2018) kelihatannya mesti dikit berjuang dibanding hari umumnya. Ada perbaikan skema ticketing yang dikerjakan PT Kereta Commuter Indonesia mewajibkan pemakai berpindah memakai ticket kertas.

Akhirnya, yang umumnya pemakai setia KRL cuma tinggal tap Kartu Multi Trip (KMT) atau uang elektronik perbankan, sekarang mesti turut antre di loket untuk memperoleh ticket kertas itu. " Di Stasiun Bekasi antrean mengular sampai parkiran di gate Selatan, " kata salah satunya pemakai KRL, Arie (27) pada Liputan6. com, Senin minggu ini.

Simak Juga : Bus Safari Dharma Raya dengan Harga Tiket Bus Safari Dharma Raya

Dia juga menyalahkan kurangnya sosialisasi yang dikerjakan oleh KCI tentang gagasan sesaat pemakaian ticket kertas itu. Walau demikian, dia mengapresiasi petugas yang buka semakin banyak loket, hingga antrean untuk memperoleh ticket kertas tidak kelamaan.

Hal sama juga diutarakan pemakai KRL yang lain, Marjudin (30). Kemauan pergi memakai KRL, lihat padatnya Stasiun Citayam jadikan pihaknya sangat terpaksa berpindah memakai kendaraan pribadi. Dia menjelaskan, semestinya pemeliharaan skema ticketing yang dikerjakan KCI harus juga memerhatikan waktu yang pas.

" Timing up-date skema ticketing-nya tidak pas, orang telah masuk kerja semua serta begitupun anak sekolah justru baru dikerjakan up-date. Harusnya waktu berlibur jadi tidak banyak yang memakai, " tutur dia. Walau berpindah memakai kendaraan pribadi, diakuinya masih juga terserang macet.

" Buat kami pemakai KRL seperti terkena skakmat, gunakan KRL antrean berjubel demikian berpindah gunakan motor nyatanya juga macet kronis pada Senin ini. Bisanya hanya sabar, " ceritanya. Sesaat, pemakai KRL Chandra Sari (34) mengakui mengapresiasi KCI. Ini karena konsekuensi tarif KRL jadi masih Rp 3. 000 per orang. Akan tetapi hal tersebut dinilai masih kurangi kenyamanan beberapa pemakainya.

" Di Stasiun serta KRL hanya banyak informasi berkaitan pergantian kartu bukan informasi kalaupun akan ada ticket kertas lagi ya. Iya kita bisa tarif flat Rp 3. 000, tetapi menyiksa, " tutur dia. Dari pantauan Liputan6. com di stasiun tanjung barat, petugas stasiun juga lewat pengeras nada memberitahu info tentang pemakaian ticket kertas. Hal seperti ini dikerjakan karena PT Kereta Commuter Indonesia tengah lakukan perawatan pada skema ticketing.

Simak Pula : Jadwal Bus Safari Dharma Raya dan Bus Lorena

Ada petugas dibagian loket yang akan katakan pada penumpang yang berikan kalaupun hari ini beberapa penumpang krl memakai ticket kertas. Awal mulanya, PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) hari ini tengah lakukan perawatan pada skema ticketing. Karena itu semua pelanggan Kartu Multi Trip serta uang elektronik dari beberapa bank harus tetap lakukan transaksi ticketing lewat loket.

VP Komunikasi Perusahaan PT KCI Eva Chairunisa mengutarakan permintaan maaf atas apakah yang tengah dikerjakan perusahaan hingga menganggu service beberapa pemakai KRL.

" Kami meminta maaf atas ketidak nyamanan yang dihadapi semua pemakai KRL selama saat pembaruan serta pemeliharaan skema ticket elektronik, " kata Eva, Senin 23 Juli 2018.

Seperti di ketahui, skema ticket elektronik KRL sudah berjalan semenjak Juli 2013 atau lima tahun yang kemarin. Pembaruan serta pemeliharaan skema dalam taraf keseluruhnya yang berjalan sekarang ini tidak bisa dijauhi untuk mengawasi keandalan skema ini di waktu yang akan tiba.

Pembaruan skema serta pemeliharaan dikerjakan semenjak Sabtu 21 Juli 2018. Menjadi bentuk mitigasi bila proses pembaruan masih tetap memerlukan waktu karena itu untuk kelancaran mobilitas pemakai KRL pada Senin 23 Juli 2018 transaksi ticket KRL akan memakai ticket kertas yang diresmikan di 79 stasiun KRL diawali dari perjalanan kereta pertama sampai kereta terakhir

Baca Juga : Harga Tiket Bus Lorena dengan Jadwal Bus Lorena

" Ticket kertas di jual seharga Rp 3. 000 ke semua stasiun arah. Untuk percepat proses transaksi pemakai layanan dihimbau untuk mempersiapkan uang tunai sesuai dengan tarif ticket kertas, " lebih Eva. Prosedur pembeliannya, pemakai bisa mengantri di loket ataupun pada petugas diluar loket yang melayani pembelian ticket kertas ini.

Satu ticket kertas cuma bisa dipakai oleh satu orang pemakai untuk 1x perjalanan KRL. Di stasiun awal, ticket kertas butuh dipertunjukkan pada petugas untuk diikuti jika ticket itu sudah terpakai serta setelah itu disimpan oleh pemakai layanan menjadi sinyal bukti perjalanan. " Untuk kenyamanan bersama dengan PT KCI mengimbau pemakai layanan untuk berencana kembali waktu perjalanannya, " tutur dia.

Buru Tiket Pulang, Penumpang KRL Mengular di Stasiun Gondangdia

PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) lakukan pembaharuan serta pemeliharaan skema ticket elektronik Semenjak Sabtu 21 Juli. Penumpang KRL juga tidak bisa memakai Kartu Multi Trip (KMT) ataupun kartu uang elektronik dari bank. Menjadi alternatifnya, PT KCI menetapkan ticket kertas seharga Rp 3 ribu ke semua arah. Penimbunan penumpang yang antre beli ticket kertas di beberapa stasiun juga tidak terhindar.

Senin (23/7/2018) jam 08. 57 WIB, antrean panjang pembelian ticket kertas berlangsung di Stasiun Gondangdia. Antrean mengular dari loket pembelian ticket sampai ke tangga naik stasiun. Mereka yang mengantre umumnya merupakan beberapa penumpang yang barusan datang. Mereka ikhlas kembali antre untuk beli ticket kertas yang akan dipakai waktu pulang sore kelak.

Baca Juga : KA Sritanjung Harga dan Tiket KA Sritanjung

" Agar kelak pulang tinggal masuk saja gak antre beli ticket lagi, " tutur salah satunya penumpang. Petugas loket sudah sempat mengimbau supaya penumpang tidak beli ticket kertas untuk pulang terlebih dulu. Pembelian ticket kertas diprioritaskan untuk penumpang yang lakukan perjalanan pagi hari ini saja.

" Kalaupun kelak siang atau sore skema kartu telah normal, ticket kertas ini tidak dapat diuangkan kembali. Jadi lebih baik beberapa penumpang tidak beli ticket pulang untuk sore terlebih dulu, " imbau petugas. VP Komunikasi Perusahaan PT KCI Eva Chairunisa awal mulanya meminta maaf atas ketidak nyamanan yang dihadapi semua pemakai KRL selama saat pembaruan serta pemeliharaan skema ticket elektronik.

" Keinginan maaf terutamanya kami berikan pada beberapa pelanggan setia kami, pemilik Kartu Multi Trip (KMT) ataupun kartu uang elektronik dari bank yang masih butuh lakukan transaksi ticket pada loket sebelum memakai layanan KRL selama saat pemeliharaan berjalan, " papar Eva.

Lihat Juga : Jadwal KA Sritanjung dan KA Tegal Bahari

Skema ticket elektronik KRL, katanya, sudah berjalan semenjak Juli 2013 atau lima tahun yang kemarin. Pembaruan serta pemeliharaan skema dalam taraf keseluruhnya yang berjalan sekarang ini tidak bisa dijauhi untuk mengawasi keandalan skema ini di waktu yang akan tiba.

Pembaruan skema serta pemeliharaan dikerjakan semenjak Sabtu 21 Juli 2018. " Menjadi bentuk mitigasi bila proses pembaruan masih tetap memerlukan waktu karena itu untuk kelancaran mobilitas pemakai KRL pada Senin 23 Juli 2018 transaksi ticket KRL akan memakai ticket kertas yang diresmikan di 79 stasiun KRL diawali dari perjalanan kereta pertama sampai kereta paling akhir, " tutur Eva.

Baca Selengkapnya : Harga Tiket KA Tegal Bahari dan Jadwal KA Tegal Bahari

Rp 3 Ribu Per TiketIa mengutarakan, ticket kertas di jual seharga Rp 3 ribu ke semua stasiun arah. Untuk percepat proses transaksi pemakai KRL dihimbau untuk mempersiapkan uang tunai sesuai dengan tarif ticket kertas.

" Prosedur pembeliannya, pemakai bisa mengantri di loket ataupun pada petugas diluar loket yang melayani pembelian ticket kertas ini. Satu ticket kertas cuma bisa dipakai oleh satu orang pemakai untuk 1x perjalanan KRL. Di stasiun awal, ticket kertas butuh dipertunjukkan pada petugas untuk diikuti jika ticket itu sudah terpakai serta setelah itu disimpan oleh pemakai layanan menjadi sinyal bukti perjalanan, " Eva memungkas.

Dukung Asian Games 2018, BNI Targetkan 2 Juta Tiket

Sebagai Official Digital Banking Mitra sah, Bank Negara Indonesia (BNI) juga tidak tanggung-tanggung memberi support untuk Asian Games 2018. Untuk mempermudah beberapa jenis transaksi ticket melalui digital, mereka juga bekerja bersama dengan Kiostix.

Baca Juga : KA Rapih Dhoho dan Harga Tiket KA Rapih Dhoho

Bersamaan mendekatnya acara Asian Games 2018 yang diawali pada 18 Agustus sampai 2 September 2018, beberapa partnet Inasgoc juga meluncurkan program-program menarik. Diantaranya merupakan BNI. Merajut kerja sama dengan Kiostix, mereka akan menolong dalam soal penjualan ticket Asian Games 2018. Terdapat beberapa keringanan serta keuntungan yang didapatkan penduduk bila memakai service BNI serta Kiostix untuk pembelian ticket.

Salah satunya carainya merupakan dengan skema pembayaran digital lewat aplikasi yap! (Your All Payment). Bila lakukan transaksi melalui aplikasi ini, terdapat beberapa program promosi yang dapat digunakan. Diantaranya merupakan potongan harga yang sampai 72 %.

Simak Juga : Jadwal KA Rapih Dhoho dan KA Singasari

" Supportnya ini keseluruhan. BNI menjadi Official Digital Banking Mitra Asian Games ingin mensupport semua transaksi digital. Maksudnya supaya mempermudah pemirsa dalam pembelian ticket serta supaya lebih efektif. Ada beberapa jenis potongan harga, dari mulai 30 % sampai 72 %, " tutur General Manager Divisi E-Banking BNI Anang Fauzie, Senin (23/7/2018).

Hasil kerjasama BNI serta Kiostix ini dapat dipakai melalui pemakai kartu credit, kartu debet, serta nikqu dan promosi angsuran 0 % untuk pemakai kartu credit BNI. Tentang potongan harga 72 %, angka ini sesuai dengan dengan hari istimewa BNI yang baru berulang tahun yang ke-72 pada 5 Juli 2018.

Baca Berikut : Harga Tiket KA Singasari dengan Jadwal KA Singasari

Beberapa stasiun KRL Jabodetabek sudah sempat alami antrean panjang penumpang, Senin (23/7/2018) pagi. Masalahnya PT Kereta Commuter Indonesia, menjadi pengelola, mengaplikasikan ticket kertas karena pembaharuan serta pemeliharaan skema ticket.

Akan tetapi, semenjak siang seputar jam 11. 00, skema ticket elektronik mulai normal. Seseorang pemakai KRL, Maria, menyampaikan skema tap in telah dipakai di Stasiun Gondangdia, Jakarta Pusat. Barusan, kata petugas loket, " kata Maria. Waktu pergi dari Stasiun Depok Lama, ia masih tetap memakai ticket kertas. Hal sama juga laku di Stasiun Pasar Minggu. " Disini telah dapat, tap in, " papar Mevi, pemakai KRL.